Hukum & Kriminal
Peringatan HPN, Kapolres Kediri Beri Kejutan untuk PWI

Memontum Kediri – Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, memberikan kejutan kepada pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kediri Raya. Kejutan berupa kue ulang tahun itu, disampaikan langsung AKBP Bramastyo Priaji bersama segenap PJU dan staf, di Makopolres Kediri, Senin (09/02/2026) tadi.
Dalam sambutannya, AKBP Bramastyo, menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional kepada rekan PWI Kediri Raya. “Semoga kolaborasi yang sudah terjalin selama ini bisa ditingkatkan pada masa mendatang,” kata AKBP Bramastyo.
Menurutnya, sinergitas itu dapat diwujudkan tidak dalam segi pemberitaan yang mendukung kinerja Polri. Akan tetapi, bisa direalisasikan juga di bidang lain.
“Misalnya dengan menggelar olahraga bersama, baik berupa turnamen atau kompetisi persahabatan. Mungkin nanti bisa dikomunikasikan dan dibahas lagi, jika mengadakan pertandingan Bulutangkis atau olahraga yang banyak digemari awak media,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI Kediri Raya, Bambang Iswahyoedhi, mengatakan sangat mengapresiasi pemberian dari Kapolres Kediri dalam HPN ke-80. “Kami tidak menyangka mendapat kejutan kue ultah dalam HPN Tahun ini. Sebab, maksud kami ke sini hanya silaturahmi kepada Bapak Kapolres Kediri dan jajarannya. Sekali lagi terima kasih Pak Kapolres,” kata Bambang Iswahyoedhi.
Baca juga :
Pihaknya juga menitipkan pesan kepada Kapolres Kediri dan segenap petugas, untuk terus mendukung kegiatan jurnalistik yang dijalankan para anggota PWI Kediri Raya. Khususnya, ketika melakukan peliputan dan meminta konfirmasi kasus tertentu di lingkup Polres Kediri.
“Dalam menjalankan tugas sebagai jurnalis, anggota kami ini, sudah memiliki sertifikasi kompetensi yang dikeluarkan Dewan Pers dan membawa kartu anggota PWI. Ke depan, bila ada anggota yang menyalahi aturan dan bersinggungan dengan Polres Kediri, silakan saja ditindak tegas,” katanya.
Sebab, sebut Bambang, beberapa waktu lalu nama PWI Kediri Raya sempat dicatut oleh oknum tertentu di Tulungagung dan diduga mereka bertindak demi mendapat keuntungan pribadi. Atas kejadian tersebut, PWI Kediri telah menerima ucapan permintaan maaf dari yang bersangkutan dan berjanji tidak mengulangi kembali.
“Selain itu, juga pernah anggota kami yang berasal dari media radio nasional di Kediri ketika melakukan peliputan di Samsat Pare, memperoleh perlakuan tidak mengenakkan seperti persekusi dari oknum tak dikenal, yang dikira anggota Samsat Pare,” ujarnya.
Namun, lanjut Bambang, setelah dilakukan investigasi di lapangan, ternyata oknum di Samsat Pare itu bukan petugas resmi. Akan tetapi, oknum tersebut diduga kuat mengaku sebagai seorang wartawan.
“Semoga melalui peringatan HPN Tahun 2026, insan jurnalis yang tersertifikasi resmi Dewan Pers di Kediri Raya bisa bertugas dengan lebih terlindungi dan terus memberitakan informasi sesuai UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 serta Kode Etik Jurnalistik,” katanya. (pan/gie)

Kediri10 bulanMelalui Lukisan, Siswa MTs Negeri di Kediri Bisa Komunikasi dan Ngobrol di Ruang Kerja Bupati
Kediri10 bulanMomen Bupati Kediri bersama Ketua TP PKK Terima Tamu Istimewa
Kediri11 bulanPemkab Kediri bersama DPRD Sepakati Bersama Raperda Perubahan APBD 2025
Kediri10 bulanKirab Merah Putih di Kota Kediri, Mbak Wali Ajak Pemuda Perkuat Persatuan dan Nasionalisme
Kediri10 bulanUpacara HUT RI, Mas Dhito Ajak Masyarakat Jaga Spirit Perjuangan Pahlawan
Kediri10 bulanResmikan Gedung Baru RSKK, Mas Dhito Minta Diimbangi SDM Melayani dan Jadi Rujukan
Kediri9 bulanKantor Pemerintahan Kabupaten Kediri Lumpuh dan Bupati Tetap Minta Pelayanan Publik Tetap Jalan
Kediri9 bulanBupati Kediri Lakukan Peletakan Kembali Fragmen Kepala Ganesha yang Sempat Dijarah dari Museum















