Kediri
Halal Bihalal bersama Kades Kediri, Mas Dhito Tegaskan Akan Monitor Pelayanan Maksimal dan Nonmaksimal kepada Masyarakat

Memontum Kediri – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, sangat serius dalam mendorong jajaran pemerintahan termasuk di tingkatan desa untuk senantiasa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Bahkan, dihadapan kepala desa se-Kabupaten Kediri, Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, secara tegas mengatakan akan melakukan monitoring pelayanan yang dilakukan pemerintah desa (Pemdes) kepada warganya.
“Bapak-Ibu semua kepala desa, bahwa desa ini mulai tahun depan akan saya monitor mana-mana saja yang pelayanannya dianggap kendur. Lalu, mana-mana saja yang pelayanannya maksimal,” kata Mas Dhito, dalam acara silaturahmi dan Halal Bihalal dengan kepala desa di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Sabtu (14/05/2022) tadi.
Pesan yang disampaikan Mas Dhito, tentunya itu bukan main-main. Bagi desa yang pelayanan kepada warganya dinilai kendor, bakal diberikan punishment atau sanksi. Pun demikian, bagi Pemdes yang pelayanan kepada warganya maksimal dan baik, bakal diberikan reward.
“Tahun ini sebenarnya sudah kita monitor. Tetapi kita belum melakukan reward and punishment,” ungkap Mas Dhito.
Di sisi lain, Mas Dhito juga menyampaikan, bahwa dirinya datang dan memimpin Kabupaten Kediri, yang memiliki wilayah 26 kecamatan, terdiri dari 343 desa dan 1 kelurahan, itu bukan untuk ditakuti. Sebagaimana yang disampaikan saat bertemu camat dan kepala OPD, Mas Dhito meminta kepala desa untuk tidak takut bertemu bupati.
Diharapkan dengan pertemuan itu, bilamana ada persoalan di masyarakat, kepala desa dapat menyampaikan secara langsung untuk bersama dicari solusinya. Untuk itu, kembali dirinya berpesan bahwa kepala desa supaya tidak sungkan bertemu dengannya.
Baca juga :
- Mas Dhito Berangkatkan Calon Jamaah Haji Kabupaten Kediri dari Kawasan Simpang Lima Gumul
- Ingatkan Pentingnya Pengelolaan Sampah dari Hulu, Mas Dhito Usulkan Pembangunan 2 TPST di Kediri
- Kunjungi Kantor Baru Disparbud, Bupati Kediri Beri Masukan Operasional Museum Sri Aji Jayabaya
- Tingkatkan Kapasitas Kader Srikandi Biru, Ketua TP PKK Kediri Minta Jangan Sampai Anak Diasuh Gadget
- Tasyakuran Sederhana di Hari Jadi Kabupaten Kediri, Ini Harapan Mas Dhito
“Saya itu datang ke Kediri, saya tidak mau kalau orang itu ketemu saya takut. Bukan itu yang saya cari. Tapi bagaimana caranya, itu membangun Kediri dari hati nurani,” tuturnya.
Kepada kepala desa yang hadir, Mas Dhito pun meminta maaf, bilamana ada kebijakan atau pelayanan yang dilakukan pemerintahannya dirasa kurang memuaskan. Pihaknya pun meminta kepala desa, kembali untuk tidak sungkan dalam mengoreksi pemerintahan yang dijalankannya.
“Karena saya ataupun pemerintahan kabupaten, ini enggak akan bisa maju kalau tidak dikoreksi dari tataran pemerintahan yang paling mendasar yaitu adalah pemerintahan desa,” tegasnya.
Merespon apa yang disampaikan Bupati Kediri, Kepala Desa Kedak, Sunarti, menyatakan bahwa langkah itu adalah upaya untuk menunjukkan sikap Mas Dhito, yang peduli dengan masyarakat. Kegiatan monitoring, itu dinilai akan memacu Pemdes dalam meningkatkan pelayanan.
“Tentunya, sebagai bagian dari aparat atau pemerintah desa, kami juga tidak akan sembrono. Karena bagaimana pun, itu kewajiban kita sebagai pelayan masyarakat. Dan itu, saya sangat setuju,” ucapnya. (kom/pan/sit)

Kediri10 bulanMelalui Lukisan, Siswa MTs Negeri di Kediri Bisa Komunikasi dan Ngobrol di Ruang Kerja Bupati
Kediri10 bulanMomen Bupati Kediri bersama Ketua TP PKK Terima Tamu Istimewa
Kediri11 bulanPemkab Kediri bersama DPRD Sepakati Bersama Raperda Perubahan APBD 2025
Kediri10 bulanKirab Merah Putih di Kota Kediri, Mbak Wali Ajak Pemuda Perkuat Persatuan dan Nasionalisme
Kediri10 bulanUpacara HUT RI, Mas Dhito Ajak Masyarakat Jaga Spirit Perjuangan Pahlawan
Kediri10 bulanResmikan Gedung Baru RSKK, Mas Dhito Minta Diimbangi SDM Melayani dan Jadi Rujukan
Kediri9 bulanKantor Pemerintahan Kabupaten Kediri Lumpuh dan Bupati Tetap Minta Pelayanan Publik Tetap Jalan
Kediri9 bulanBupati Kediri Lakukan Peletakan Kembali Fragmen Kepala Ganesha yang Sempat Dijarah dari Museum















