Kediri

Pineaplle Festival Sukses Digelar, Mas Dhito Ingatkan Target Hilirisasi dan Industrialisasi Nanas Kediri

Diterbitkan

-

Pineaplle Festival Sukses Digelar, Mas Dhito Ingatkan Target Hilirisasi dan Industrialisasi Nanas Kediri

Memontum Kediri – Pineapple Festival dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Kediri Ke-1912, akhirnya sukses digelar dengan lancar, Minggu (08/05/2023) tadi. Pelaksanaan event yang berlangsung selama dua hari di Rest Area Wisata Gunung Kelud, ini mampu menyita perhatian masyarakat dan menarik ribuan antusias pengunjung.

Mengawali gelaran acara yang dimulai sejak Sabtu itu, adalah pawai sebanyak 13 Tumpeng Nanas (buah, red) yang diarak mulai Balai Desa Sugihwaras sampai ke lokasi rest area. 31 Tumpeng Nanas tersebut berasal dari desa di lereng agunung Kelud yang merupakan sentra penghasil buah nanas.

Arakan Tumpeng Nanas sendiri, cukup unik. Bahkan, ada yang menyerupai buah nanas raksasa, miniatur Simpang Lima Gumul dan ada pula yang menyerupai Kambing Etawa serta masih banyak lagi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Mohammad Solikin, dalam membacakan sambutan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyampaikan bahwa kegiatan ini mengoptimalkan sekaligus menggali potensi nanas Kabupaten Kediri. Sehingga, bisa semakin dikenal dan menjadi ikon wisata di Gunung Kelud.

Advertisement

“Mendukung hal tersebut, target untuk hilirisasi dan industrialisasi nanas harus segera terealisasi. Beliau (bupati, red) juga berharap, event ini terus dimasukan dalam kalender event wisata Kabupaten Kediri. Ini merupakan tugas kita bersama. Baik itu mulai dari petani, para pelaku usaha dan semua stakeholder bekerjasama berkolaborasi mulai merangkai kegiatan seperti ini dan bisa menjadi kegiatan tahunan,” tegas Sekda Kediri.

Baca juga :

Masih menurut Sekda Solikin, dengan kegiatan seperti ini, bisa menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Sehingga, nanas yang menjadi produk unggulan semakin bagus dan berkembang.

“Dari kegiatan ini pula, muncul inovasi produk olahan berbahan baku nanas yang dapat diterima oleh konsumen sehingga laku dipasaran,” tambahnya.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, Anang Widodo, menjelaskan bahwa gelaran Pineapple Festival Tahun ini kita juga mengadakan berbagai macam lomba. Seperti, cooking class, carving Nanas, lomba kupas hingga lomba lain.

Advertisement

“Tujuannya adalah untuk menggali potensi dari empat kecamatan yang menjadi sentra nanas. Yaitu, Puncu, Plosoklaten, Wates dan Ngancar. Harapannya, tentu untuk mengenalkan potensi nanas di Kabupaten Kediri, dimana terdapat empat varietas utama yaitu simplex, queen, pasir kelud dan smooth cayenne,” terangnya.

Disampaikan Anang, sesuai arahan Mas Bupati Kediri, dengan segera beroperasinya bandara, maka semua harus memperkuat dari sisi hilirisasi dan industri. “Alhamdulillah, dapat kita saksikan bersama dari 17 stand yang kita tampilkan pada kegiatan ini, muncul beberapa potensi yang dapat kita kembangkan bersama. Dari buah nanas dapat diolah menjadi minuman, pie nanas, bolu nanas dan kerajinan dari serat nanas,” tambahnya.

Sampai pada sesi acara grebek nanas, masyarakat sudah berkumpul menunggu untuk mendapatkan nanas secara gratis. Tidak butuh waktu lama, ribuan nanas habis dibawa pulang oleh pengunjung. (kom/pan/sit)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas