Kediri
Sidak Ruas Jalan di Kecamatan Banyakan, Bupati Kediri Sampaikan Permintaan Maaf Kondisi Jalan yang Rusak

Memontum Kediri – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramono, minta maaf kepada masyarakat Kabupaten Kediri, karena masih banyaknya fasilitas jalan yang rusak. Hal ini, disampaikannya setelah melakukan Sidak (inspeksi mendadak) ke sejumlah ruas jalan di Kecamatan Banyakan, Senin (21/02/2022).
“Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri, jika selama ini belum bisa menikmati fasilitas jalan yang layak,” kata Mas Dhito.
Di kesempatan itu, Mas Dhito turun langsung melihat kondisi ruas jalan Banyakan-Tiron dan Tiron-Babadan yang mengalami rusak parah. Bahkan, beberapa waktu yang lalu warga menanami lubang jalan yang rusak dengan pohon pisang untuk menandai jalan tersebut.
Baca juga:
- Mas Dhito Berangkatkan Calon Jamaah Haji Kabupaten Kediri dari Kawasan Simpang Lima Gumul
- Ingatkan Pentingnya Pengelolaan Sampah dari Hulu, Mas Dhito Usulkan Pembangunan 2 TPST di Kediri
- Kunjungi Kantor Baru Disparbud, Bupati Kediri Beri Masukan Operasional Museum Sri Aji Jayabaya
- Tingkatkan Kapasitas Kader Srikandi Biru, Ketua TP PKK Kediri Minta Jangan Sampai Anak Diasuh Gadget
- Tasyakuran Sederhana di Hari Jadi Kabupaten Kediri, Ini Harapan Mas Dhito
Berjalan di ruas Tiron-Babadan, Mas Dhito pun bertanya kepada masyarakat di sekitar ruas jalan tersebut, mengenai penyebab dan sejak kapan jalan tersebut mengalami kerusakan. “Pak, sejak kapan jalan ini rusak? Kalau jalan ini saya perbaiki, mau tidak?,” tanya Mas Dhito ke beberapa warga yang keluar rumah karena melihat Mas Dhito berjalan melihat kondisi ruas jalan Tiron-Babadan.
“Ya maulah, mas (Bupati, red),” jawab warga menanggapi tawaran Mas Dhito.
Selepas menanyakan kerusakan jalan kepada warga, Mas Dhito terlihat berdiskusi dengan pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Irwan Chandra. Mas Dhito pun berjanji, akan memperbaiki kerusakan di dua ruas jalan tersebut.
Mas Dhito akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR, kecamatan dan berbagai pihak, termasuk Kepala Desa agar jalan di Kabupaten Kediri ini semakin baik. Mengingat, jalan tersebut merupakan jalan yang menjadi akses ke Bandara yang rencananya akan beroperasi pasa Juli 2023.
Mengetahui salah satu penyebab kerusakan tersebut adalah seringnya dilewati truk dari perusahaan galian, Mas Dhito juga langsung turun ke lokasi penggalian yang ada disekitar jalan tersebut. Namun, pemilik perusahaan ini belum bisa ditemui.
Minggu depan, kata Mas Dhito, perusahaan-perusahaan galian yang ada di Kabupaten Kediri, ini akan dikumpulkan untuk diberikan sosialisasi dan arahan mengenai perizinan. “Saya bisa minta tanggung jawab sosial dan lingkungannya. Artinya, perusahaan ini bisa memberikan dana kepada Pemerintah Kabupaten untuk perbaiki jalan,” ungkapnya.
Meski demikian, Mas Dhito juga tidak akan segan-segan mencabut izin perusahaan galian legal jika perusahaan tersebut menyalahi aturan.
Terpisah, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Irwan Chandra, menerangkan kedua ruas jalan dengan lebar 4,5 meter tersebut akan dilakukan perbaikan tahun ini. “Di tahun anggaran 2022 ini rencananya untuk ruas jalan Banyakan-Tiron, akan dilakukan penanganan peningkatan jalan. Sedangkan untuk Tiron-Babadan akan dilakukan penanganan pemeliharaan berkala,” jelasnya. (kom/pan/git)

Kediri10 bulanMelalui Lukisan, Siswa MTs Negeri di Kediri Bisa Komunikasi dan Ngobrol di Ruang Kerja Bupati
Kediri10 bulanMomen Bupati Kediri bersama Ketua TP PKK Terima Tamu Istimewa
Kediri11 bulanPemkab Kediri bersama DPRD Sepakati Bersama Raperda Perubahan APBD 2025
Kediri10 bulanKirab Merah Putih di Kota Kediri, Mbak Wali Ajak Pemuda Perkuat Persatuan dan Nasionalisme
Kediri10 bulanUpacara HUT RI, Mas Dhito Ajak Masyarakat Jaga Spirit Perjuangan Pahlawan
Kediri10 bulanResmikan Gedung Baru RSKK, Mas Dhito Minta Diimbangi SDM Melayani dan Jadi Rujukan
Kediri9 bulanKantor Pemerintahan Kabupaten Kediri Lumpuh dan Bupati Tetap Minta Pelayanan Publik Tetap Jalan
Kediri9 bulanBupati Kediri Lakukan Peletakan Kembali Fragmen Kepala Ganesha yang Sempat Dijarah dari Museum















