Kediri

Silaturahmi dan Halal Bihalal bersama 643 Anggota IGTKI Kota Kediri, Pj Wali Kota Sampaikan Beberapa Poin Ini

Diterbitkan

-

IGTKI: Suasana pelaksanaan silaturahmi dan halal bihalal. (Pemkot for memontum)

Memontum Kota Kediri – Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, silaturahmi dan halal bihalal bersama Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kota Kediri, Senin (13/05/2024) tadi. Pelaksanaan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kelurahan Pakunden, diikuti 643 anggota IGTKI dari 119 lembaga yang ada di Kota Kediri.

“Walaupun Bulan Syawal sudah berlalu, namun tidak ada salahnya hari ini kita saling maaf memaafkan. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Kediri, saya sampaikan mohon maaf lahir dan batin. Semoga silaturahmi kita semakin terjalin erat,” kata Pj Wali Kota Kediri.

Pj Wali Kota Zanariah mengungkapkan, bahwa pendidikan anak usia dini termasuk taman kanak-kanak, merupakan bagian dari upaya penyiapan generasi emas yang memiliki kekuatan dan ketangguhan karakter. Sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran karakter dan kompetensi, seleksi masuk perguruan tinggi negeri pun sekarang fokus pada kemampuan literasi dan bernalar.

Maka, ujarnya, pelaksanaan pendidikan harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi peserta didik. Anak-anak harus bisa tumbuh dan berkembang sesuai bakat, minat dan potensi dirinya.

Advertisement

Demi mewujudkannya, lanjutnya, maka perlu dipastikan anak usia dini dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Berdasar para ahli, hal tersebut bisa dimulai dari perkembangan beberapa aspek. Diantaranya, perkembangan nilai aspek dan moral, perkembangan aspek fisik dan motorik, perkembangan aspek kognitif, perkembangan aspek bahasa, perkembangan aspek sosial emosional dan perkembangan aspek seni.

“Keenam perkembangan ini mulai menjadi landasan untuk pendidikan berkelanjutan di sekolah dasar hingga pendidikan tinggi sehingga mendukung nilai IPM. Paling penting sekarang kita menanamkan karakter. Nilai angka itu belakangan,” kata Pj Wali Kota Kediri.

Baca juga :

Pj Wali Kota Zanariah menambahkan, sejak tahun 2020, IPM Kota Kediri bertahan pada level tinggi. IPM Kota Kediri meningkat dari 78,78 di tahun 2020 menjadi 80,97 pada tahun 2023. Tentu capaian ini tidak terlepas dari peran guru.

Advertisement

Sebagai wujud penghargaan atas pengabdian dan dedikasi guru serta tenaga kependidikan, Pemkot Kediri memberikan insentif pada guru TK setiap bulannya. Menurut laporan Dinas Pendidikan, guru dan tenaga kependidikan non ASN TK/RA sebanyak 820 orang. Tahun ini, yang mendapat insentif mencapai 91 persen. Sisanya, merupakan data yang belum memenuhi persyaratan menerima insentif. Seperti, sudah memasuki usia pensiun atau masih belum satu tahun mengajar.

“Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada bapak ibu guru yang sudah berdedikasi mendidik anak usia dini dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Alhamdulillah insentif yang diberikan dari tahun ke tahun sebagai tambahan pemasukan selain dari honor lembaga atau yayasan. Jika tahun sebelumnya Rp 350 ribu perbulan, tahun ini naik menjadi Rp 400 ribu perbulan,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Pj Wali Kota Zanariah menambahkan bahwa seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, anak-anak pun terbiasa menggunakan gawai. Seperti, ponsel cerdas, tablet dan komputer. Meskipun teknologi ini memberikan manfaat dalam pembelajaran dan hiburan, juga perlu diwaspadai dampak negatifnya.

“Sebagai orang tua dan juga pendidik, memiliki tanggung jawab untuk mengelola waktu layar (screen time) bagi anak-anak dengan bijak. Pastikan waktu yang dihabiskan di depan layar seimbang dengan waktu bermain, belajar dan berinteraksi dengan dunia nyata. Oleh karena itu dibutuhkan inovasi dalam pembelajaran di sekolah dan juga sinergi orang tua di rumah,” tegasnya.

Advertisement

Turut hadir dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan, Anang Kurniawan, Ketua PGRI Kota Kediri, Siswanto, Camat Pesantren, Widiantoro, Lurah Pakunden, Nanang Wahyono, perwakilan IGTKI Kota Kediri, dan tamu undangan lainnya. (kom/pan/gie)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas