Kediri
Tingkatkan Layanan Administrasi Kependudukan, Dispendukcapil Kediri Terus Sosialisasi Inovasi Kemudahan

Memontum Kediri – Peningkatan layanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, terus dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Kediri. Adalah sosialisasi yang melibatkan lintas sektor, agar penduduk memiliki dokumen yang lengkap dan terupdate, yang secara masif salah satunya yang terus dilakukan.
Hal ini sengaja dilakukan, karena kepemilikan dokumen administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, menjadi syarat dasar untuk akses terhadap layanan publik lainnya. Seperti layanan kesehatan, layanan pendidikan, layanan perbankan dan sebagainya.
Dengan jumlah penduduk 1.671.821 dan luas wilayah 1.206,18 jiwa/km2, Dispendukcapil Kabupaten Kediri, telah menerbitkan 70.243 atau kematian umur 0 sampai 18 sejumlah 424 959, dengan cakupan kepemilikan akte kelahiran sejumlah 389 289 atau 91,61 persen. “Sesuai dengan prioritas pembangunan nasional, untuk membangun tata kelola pemerintah yang efektif dan efisien, perlu dikembangkan sistem layanan administrasi kependudukan mudah dan cepat. Dalam hal ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kediri, telah melakukan berbagai terobosan baru,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kediri, Wirawan, Kamis (01/12/2022) tadi.
Baca juga :
- Mas Dhito Berangkatkan Calon Jamaah Haji Kabupaten Kediri dari Kawasan Simpang Lima Gumul
- Ingatkan Pentingnya Pengelolaan Sampah dari Hulu, Mas Dhito Usulkan Pembangunan 2 TPST di Kediri
- Kunjungi Kantor Baru Disparbud, Bupati Kediri Beri Masukan Operasional Museum Sri Aji Jayabaya
- Tingkatkan Kapasitas Kader Srikandi Biru, Ketua TP PKK Kediri Minta Jangan Sampai Anak Diasuh Gadget
- Tasyakuran Sederhana di Hari Jadi Kabupaten Kediri, Ini Harapan Mas Dhito
Ditambahkannya, berbagai terobosan dan inovasi yang sudah dilakukan Disdukcapil Kediri, diantaranya adalah seperti ‘Sahaja Lekat’. Inovasi ini, dengan tujuan memangkas jarak tempuh, waktu proses pelayanan dan memecah antrian. Sistem ini Online Desa dengan tujuan memangkas jarak tempuh, memangkas waktu proses pelayanan dan memecah antrian, saat melayani kartu keluarga baru atau perubahan atau kelahiran atau kematian kartu identitas anak.
Lalu, tambahnya, ‘Sahaja Keliling’ yakni melayani masyarakat tanpa biaya dan menumbuhkan kesadaran lebih tinggi pada warga untuk mengurus dokumen kependudukannya
Kemudian, kata Wirawan, ‘Sahaja Online’ yaitu untuj menjawab tatanan milenial di era digital dan mengurus dokumen cukup dari rumah dan dokumen bisa diterima langsung dari rumah. “Titik pelayanan pada Online Desa, pelayanan keliling ke desa-desa sebanyak 11 titik Pelayanan Kecamatan pada 26 kecamatan. Melalui program ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kediri sudah menerapkan tanda tangan elektronik (TTE) untuk proses pelayanan administrasi,” urai Wirawan. (pan/sit/adv)

Kediri10 bulanMelalui Lukisan, Siswa MTs Negeri di Kediri Bisa Komunikasi dan Ngobrol di Ruang Kerja Bupati
Kediri10 bulanMomen Bupati Kediri bersama Ketua TP PKK Terima Tamu Istimewa
Kediri11 bulanPemkab Kediri bersama DPRD Sepakati Bersama Raperda Perubahan APBD 2025
Kediri10 bulanKirab Merah Putih di Kota Kediri, Mbak Wali Ajak Pemuda Perkuat Persatuan dan Nasionalisme
Kediri10 bulanUpacara HUT RI, Mas Dhito Ajak Masyarakat Jaga Spirit Perjuangan Pahlawan
Kediri10 bulanResmikan Gedung Baru RSKK, Mas Dhito Minta Diimbangi SDM Melayani dan Jadi Rujukan
Kediri9 bulanKantor Pemerintahan Kabupaten Kediri Lumpuh dan Bupati Tetap Minta Pelayanan Publik Tetap Jalan
Kediri9 bulanBupati Kediri Lakukan Peletakan Kembali Fragmen Kepala Ganesha yang Sempat Dijarah dari Museum















